Crazy Frog - We Are The Champions (Ding a Dang Dong)
IT Underground Berduka
Rabu, 24 Juli 2013
IT Underground Berduka

Inna Lillahi wa inna ilaihi raji'un
Hari ini, tanggal 24 Juli 2013 dunia IT Underground Indonesia dirundung duka.
Keanekaragaman Hayati Spesies Bumi
Jumat, 31 Mei 2013
LiveScience.com/Monterey Bay Aquarium Research Institute (MBARI) - This photograph of the recently discovered carnivorous harp sponge, Chondrocladia lyra, was taken in Monterey Canyon, off the coast of California, at a depth of about 11,500 feet (3,500 meters).
________________________________________________________________________Oleh Jeanna Bryner, Managing Editor LiveScience | LiveScience.com
Seekor kecoa bersinar, monyet berpunggung biru, dan
Syiar Islam sejati lewat perilaku, bukan suara keras
MERDEKA.COM. Wakil Ketua Harian Dewan Masjid Indonesia Kiai Masdar Farid Masudi berharap pengeras suara luar masjid hanya digunakan saat azan. Tidak perlu dipakai untuk ceramah apalagi berisi sindiran dan menyulut kemarahan.
syiar Islam sejati lewat perilaku, bukan Menurut Masdar, pemakaian pengeras suara masjid juga mencerminkan suara keras sikap dan perilaku umat Islam. “Orang akan melihat orang Islam dari ------------------------------------- perilaku dimunculkan, mulia akhlaknya, memahami orang lain, santun," katanya. "Justru itulah syiar sejati. Intinya akhlak, bukan suara keras dan menggertak."
Berikut penjelasan Masdar saat
Bagaimana Wanita Bisa Hidup Sampai Usia 132 Tahun?
Rabu, 24 Oktober 2012
Oleh Staf Life's Little Mysteries | LiveScience.com
Orang terakhir di dunia yang mungkin pernah merasakan udara pada 1880 meninggal dunia.
Menurut koran Inggris The Independent, Antisa Khvichava yang mengaku berusia 132 tahun sedang menikmati masa 47 tahun pensiunnya di Sachino, Georgia, ketika dia meninggal dunia. Jika dia memang setua yang dia akui, Antisa Khvichava akan menjadi orang paling tua dalam sejarah.
Meski akte kelahiran dan paspornya menyatakan Antisa Khvichava lahir pada 8 Juli 1880, semua dokumennya adalah pengganti dari dokumennya yang hilang bertahun-tahun lalu. Ini membuat publik meragukan pengakuannya.
Namun sains tidak bisa membantah pengakuannya. Karena memang belum ditemukan batas maksimum dari umur manusia.
Pada 1978
Orang terakhir di dunia yang mungkin pernah merasakan udara pada 1880 meninggal dunia.
Menurut koran Inggris The Independent, Antisa Khvichava yang mengaku berusia 132 tahun sedang menikmati masa 47 tahun pensiunnya di Sachino, Georgia, ketika dia meninggal dunia. Jika dia memang setua yang dia akui, Antisa Khvichava akan menjadi orang paling tua dalam sejarah.
Meski akte kelahiran dan paspornya menyatakan Antisa Khvichava lahir pada 8 Juli 1880, semua dokumennya adalah pengganti dari dokumennya yang hilang bertahun-tahun lalu. Ini membuat publik meragukan pengakuannya.
Namun sains tidak bisa membantah pengakuannya. Karena memang belum ditemukan batas maksimum dari umur manusia.
Pada 1978
Langganan:
Postingan (Atom)